PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INFEKSI SALURAN NAPAS AKUT (ISPA) TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DI RUANG IGD RSUD JAYAPURA

Penulis

  • Juliana Hursepuny Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura
  • Rifki Nompo STIKES Jayapura
  • Arvia Arvia STIKES Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.52646/snj.v3i1.37

Kata Kunci:

Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan Keluarga, ISPA

Abstrak

Latar Belakang: Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA) merupakan penyakit pada saluran pernapasan bagian atas dan bawah, terjadi pada saluran pernapasan dimulai dari hidung, telinga tengah, faring (tenggorokan), kotak suara (laring), bronchi, bronkhioli dan paru. Jenis penyakit infeksi saluran pernapasan bagian atas yaitu batuk, pilek, sakit telinga (otitis media) dan radang tenggorokan (faringitis), sedangkan jenis penyakit yang termasuk infeksi saluran pernapasan bagian bawah yaitu bronchitis, bronkhiolitis dan pneumonia. ISPA berada pada daftar 10 penyakit terbanyak di rumah sakit, episode penyakit batuk dan pilek terjadi 3-6 kali pertahun terutama balita dan anak-anak. Metode Penelitian: Menggunakan Quasi Eksperimen One Group Pre Test-Post Test tanpa kelompok kontrol. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Agustus – Oktober 2019. Peneliti menggunakan minimal sampling 30 responden. Menggunakan Wilcoxon Test untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan sebelum dan setelah terhadap pengetahuan keluarga tentang ISPA. Hasil: Diketahui tingkat pengetahuan keluarga sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang ISPA dengan kriteria baik 15 orang (50.0%), cukup 6 orang (20.0%), dan kurang 9 orang (30.0%). Tingkat pengetahuan keluarga setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang ISPA dengan kriteria baik 30 orang (100.0%). Hasil uji Wilcoxon  (Asymp. Sig. 2-tailed) = 0.000 < 0.05. Kesimpulan & Saran: Hasil penelitian diketahui ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang infeksi saluran napas akut (ISPA) terhadap pengetahuan keluarga di Ruang IGD RSUD Jayapura. Diharapkan perawat dapat lebih mengembangkan diri sebagai educator dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan rasa percaya dan keilmuan sebagai perawat dalam menyebarkan informasi dan memberikan sosialisasi khususnya tentang ISPA.
Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan Keluarga, ISPA

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Rifki Nompo, STIKES Jayapura

S1 Keperawatan

Arvia Arvia, STIKES Jayapura

S1 Keperawatan

Referensi

Daryanto. (2013). Inovasi Pembelajaran Efektif. Bandung: Yrma Widya.

Depkes RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta

Dinas Kesehatan Malang. (2015). Profil Dinas Kesehatan 2015. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Efendi, M. A. (2009). The Power Of Corporate Governance: Teori dan Implementasi. Jakarta: Salemba Empat.

Effendy, N. (2012). Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Ed. 2). Jakarta: EGC.

Fatmawati, T. Y. (2017). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan ISPA pada balita di Posyandu. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, vol.17. no.3.

Friedman, M. M., Bowden, O., & Jones, M. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: riset, teori & praktik. Jakarta: EGC.

Friedman. (2010). Keperawatan Keluarga Teori dan Praktik. Jakarta: EGC.

Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Kemenkes RI. (2013). Pedoman Penatalaksaan Klinis Infeksi Saluran Pernapasan Akut Berat. Diakses dari http://www.depkes.go.id /resources/download/puskes-haji/4-pedoman -tatalaksana-klinis-ispa-berat-suspek-mers-cov.pdf.

Kemenkes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Rikesdas 2018. BalitbangKes.

Kunoli, F. J. (2013). Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular. Jakarta: Trans Info Media

Mubarak, W. I., & Chayatin, N. (2012). Ilmu Keperawatan Komunitas Pengantar dan Teori. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novrianda, D., Lucida, H., & Soumariris, I. (2015). Perbandingan efektivitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan kemampuan ibu merawat balita ispa di Puskesmas Padang Pasir Dan Pauh. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, vol. 01 No. 02.

POM. (2011). Infeksi Saluran Pernapasan. Diakses dari http://www.pom.go.id/pom/publikasi/ artikel/artikel02.html.

Potter, P. A., & Perry, A.G. (2012). Fundamental of Nursing. Jakarta: EGC.

Santrock, J. W. (2014). Psikologi Pendidikan. Jakarta. Selemba Humanika

Utari, W., Arneliwati., & Novayelinda, R. (2014). Efektifitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang infeksi saluran napas akut (ISPA). Open Journal Sistem. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/189248-ID-efektifitas-pendidikan -kesehatan-terhada.pdf.

Wawan, A., & Dewi M. (2011). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Cetakan II. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yusyaf, S. R. (2013). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Metode Pendidikan Individual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Tentang Demam Berdarah Dengue. (Skripsi Tidak dipublikasikan). Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau.

Diterbitkan

2021-04-15

Cara Mengutip

Hursepuny, J. ., Nompo, R. ., & Arvia, A. (2021). PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG INFEKSI SALURAN NAPAS AKUT (ISPA) TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DI RUANG IGD RSUD JAYAPURA. Sentani Nursing Journal, 3(1), 17–24. https://doi.org/10.52646/snj.v3i1.37

Terbitan

Bagian

Articles