HUBUNGAN FREKUENSI BABY SPA DENGAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-12 BULAN (Di BPM Ny. Farochah Kalami, SST Desa Pulo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang)

Authors

  • Tri Mei Wulandari STIKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Harnanik Nawangsari STIKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Dovi Dwi M STIKes Insan Cendekia Medika Jombang

DOI:

https://doi.org/10.52646/snj.v3i2.103

Keywords:

Bayi Usia 3-12 bulan, Frekuensi Baby Spa, Kualitas Tidur

Abstract

Tidur merupakan masalah yang sering dikeluhkan pada bayi yang berusia di bawah satu tahun. Tetapi masalah yang dialami adalah bayi yang sulit tidur dimalam hari dan jika tidak ditangani dengan serius ada gangguan perilaku. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti dengan metode wawancara dengan 10 ibu yang memiliki bayi usia 3-12 bulan 7 ibu bayinya sering rewel, dan 3 orang tua mengatakan bayinya tidur lebih lelap karena sering dilakukan baby spa. Tujuan penelitian adalah Mengetahui Hubungan Frekuensi Baby Spa dengan kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan. Jenis penelitian ini adalah “Cross Sectional” dengan rancangan “Analitik Correlational”. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 3-12 bulan di BPM Ny. Farochah Kalami, SST Desa Pulo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Sampel penelitian sebagian ibu yang memiliki bayi usia 3-12 bulan, diambil secara “Simple Random Sampling”. Variabel independent adalah Frekuensi Baby Spa dan variabel dependent adalah Kualitas tidur bayi. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Scoring, Tabulating dan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi baby spa sebagian besar dilakukan secara rutin yaitu 24 responden (60,0%) kualitas tidur bayi menunjukkan bahwa sebagian besar mengalami nyenyak yaitu 23 responden (57,5%). Uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa nilai signifikan p value = 0,006 <  α (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan frekuensi baby spa dengan kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan di BPM Ny. Farochah Kalami, SST Desa Pulo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Kata kunci : Bayi Usia 3-12 bulan, Frekuensi Baby Spa, Kualitas Tidur.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Tri Mei Wulandari, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang

Kebidanan

Harnanik Nawangsari, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang

Kebidanan

Dovi Dwi M, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang

kebidanan

References

Ismail, 1994 dalam Widodo, A. (2012) Kualitas tidur bayi. http://digilib.unimus.ac.id/files/disk.pdf. Diakses 23/03/2017.

Hiscock (2002). Data masalah tidur bayi. . http://ojs.unud.ac.id/index.php. Diakses 22/02/2017

Sekartini, (2010). Data masalah gangguan tidur bayi. http://ojs.unud.ac.id/index.php. Diakses 22/02/2017

Widodo, Agus.(2012). Efektifitas Baby SPATerhadap Lamanya Tidur Bayi Usia 3-4 bulan.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Udin, (2014) dan Firmaningtyas, (2012). Pengertian Baby Spa. Jakarta

Riksani, (2014). Pijat bayi. . http://ojs.unud.ac.id/index.php. Diakses 22/02/2017

Downloads

Published

2021-07-29 — Updated on 2022-04-22

Versions

How to Cite

Wulandari, T. M. ., Nawangsari, H., & Dwi M, D. . (2022). HUBUNGAN FREKUENSI BABY SPA DENGAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-12 BULAN (Di BPM Ny. Farochah Kalami, SST Desa Pulo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang). Sentani Nursing Journal, 3(2), 89–96. https://doi.org/10.52646/snj.v3i2.103 (Original work published July 29, 2021)

Issue

Section

Articles