CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejournal.unijaya.ac.id/index.php/cjpm <p>CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah jurnal publikasi artikel pengabdian masyarakat yang di terbitkan oleh LPPM STIkes Jayapura</p> en-US CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL UNTUK MALARIA DI ASRAMA YONIF 751 RAIDER SENTANI https://ejournal.unijaya.ac.id/index.php/cjpm/article/view/270 <p><em>Malaria is a protozoan infectious disease caused by Plasmodium sp. Naturally, malaria can be transmitted through mosquitoes to humans and other animals starting with the bite of an infected female Anopheles mosquito, which introduces the protozoa through its saliva into the circulatory system, and finally to the liver where the protozoa reproduce. Data obtained from KSA 751 Raider in 2021 shows that the monthly average of malaria cases is 30 cases. "The aim of this activity is to provide education on the use of traditional medicine for malaria in the Yonif 751 Raider Sentani dormitory." It is hoped that this community service can provide benefits and increase knowledge of the importance of maintaining the cleanliness of the surrounding environment and can utilize traditional medicines for prevention and supporting therapy in treating malaria. Traditional medicine is an alternative in the treatment and supportive therapy of malaria. This activity is carried out through several stages, namely preparation of activities in the form of a survey of the service location, permit application, administrative arrangements, outreach activities, and closing. Extension activities were carried out by distributing leaflets and presenting material related to traditional plant ingredients presented in this extension activity including the Sambiloto Plant (Andrographis paniculata), Cat's Whiskers (Orthosiphon arictatus), Meniran (Phyllanthus urinaria), Papaya (Carica papaya), Noni (Morinda citrifolia). ) and sea bidara (Strychnos ligustrina), as well as concoctions from papaya leaf plants, brotowali and black ginger. This plant is a plant that is found around the community and can be easily used in treating malaria. It is hoped that this activity will be carried out continuously to increase the knowledge and awareness of TAJA TNI men, especially regarding how to use traditional medicine for malaria.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em> : </em><em>Malaria, Traditional Medicine, Plasmodium sp</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Malaria merupakan suatu penyakit infeksi protozoa yang disebabkan oleh Plasmodium sp. Secara alami penyakit malaria dapat ditularkan melalui nyamuk ke manusia dan hewan lain yang dimulai dengan gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi, yang memperkenalkan protozoa melalui air liurnya ke dalam sistem peredaran darah, dan akhirnya ke organ hati tempat protozoa bereproduksi. Data yang diperoleh dari KSA 751 Raider Tahun 2021 menunjukkan bahwa kasus malaria rata-rata perbulan sebanyak 30 kasus. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan Penggunaan Obat Tradisional untuk Malaria di Asrama Yonif 751 Raider Sentani”. Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memberi manfaat dan meningkatkan pengetahuan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan dapat memanfaatkan obat-obat tradisional untuk pencegahan serta terapi penunjang dalam penanganan penyakit malaria. Obat Tradisional merupakan salah satu alternatif dalam upaya pengobatan dan dan terapi suportif penyakit malaria. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu persiapan kegiatan berupa survei tempat pengabdian, permohonan izin, pengurusan administrasi, kegiatan penyuluhan, dan penutupan. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan menyebarkan leaflet dan pemaparan materi terkait ramuan tanaman tradisional yang dipaparkan pada kegiatan penyuluhan ini meliputi Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata), Kumis Kucing (Orthosiphon arictatus), Meniran (Phyllanthus urinaria), Pepaya (Carica papaya), Mengkudu (Morinda citrifolia) dan Bidara Laut (Strychnos ligustrina), serta ramuan dari tanaman daun papaya, brotowali dan temu hitam. Tanaman ini merupakan tanaman yang berada di sekitar masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan mudah dalam penanganan malaria. Kegiatan ini diharapkan dilaksanakan secara kontinyu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran bapak-bapak TAJA TNI terutama mengenai cara penggunaan obat tradisional untuk malaria.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Kata kunci</strong> : <em>Malaria, Obat Tradisional, Plasmodium sp</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Risna Risna Copyright (c) 2024 CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT 2024-12-09 2024-12-09 1 1 Juli 10.52646/cjpm.v1i1 Juli.270 PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT MALARIA DI KAMPUNG NOLOKLA SENTANI TIMUR JAYAPURA https://ejournal.unijaya.ac.id/index.php/cjpm/article/view/271 <p><strong><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Malaria is a protozoan infectious disease caused by Plasmodium sp. The parasite species that cause malaria in humans are P. falciparum, P. malariae, P. ovale, and P. knowlesi. 2 of them are the largest and heaviest, namely P. falciparum and P. vivax. "The aim of this activity is to provide education on the use of malaria drugs in Nolokla Sentani Timur Jayapura village." Before carrying out outreach activities, the presenters introduce themselves first and then try to gain basic knowledge about how to use Malaria medicines that are commonly used by asking questions to the participants. After exploring basic knowledge, the presenter began to explain health education material regarding the correct use of malaria medication. The education material provided is about the meaning of malaria, types of malaria, symptoms of malaria, treatment of falciparum malaria and vivax malaria. Community service activities regarding health education (counseling) on ​​how to use malaria drugs have been carried out well.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em> : </em><em>Malaria, Antimalarial Drugs, Plasmodium sp</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Malaria merupakan suatu penyakit infeksi protozoa yang disebabkan oleh Plasmodium sp. </em>Spesies parasit yang menyebabkan malaria pada manusia yaitu P. falciparum, P. malariae, P. ovale, dan P. knowlesi. 2 diantaranya yang terbanyak dan terberat yaitu P. falciparum dan P. vivax.<em> Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan Penggunaan Obat Malaria di kampunh Nolokla Sentani Timur Jayapura”. Sebelum melakukan kegiatan penyuluhan, pemateri memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian mencoba menggali pengetahuan dasar tentang&nbsp; cara penggunan obat Malaria yang biasa digunakan dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta. Setelah menggali pengetahuan dasar kemudian pemateri mulai memaparkan materi pendidikan kesehatan mengenai cara penggunaan obat malaria yang tepat.&nbsp; Materi penyuluhan yang diberikan pengertian malaria, jenis-jenis malaria, gejala malaria, pengobatan malaria falsifarum dan malaria vivaks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pendidikan kesehatan (penyuluhan) tentang cara penggunaan obat malaria telah terlaksana dengan baik</em></p> <p><strong>Kata kunci</strong> : <em>Malaria, Obat Antimalaria, Plasmodium sp</em></p> Risna Risna Copyright (c) 2024 CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT 2024-12-09 2024-12-09 1 1 Juli 10.52646/cjpm.v1i1 Juli.271 BAHAYA NARKOBA TERHADAP PENULARAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN KOMBA KABUPATEN JAYAPURA https://ejournal.unijaya.ac.id/index.php/cjpm/article/view/272 <p>Introduction Drug abuse in Indonesia is quite dangerous, especially among teenagers or school age, based on findings in 2023, drug trafficking among teenagers is a very vulnerable concern for consuming drugs (Komarudin, 2023). Adolescent health is threatened by the spread of drugs and HIV / AIDS. Drugs can be dangerous to the physical condition of the body and mental health, while causing quite a large negative impact (Wirastuty, 2022). The method of implementing activities carried out through an approach, namely analyzing the target area, followed by identifying problems, planning interventions and implementing implementation to overcome the planned problems by carrying out activities in the form of providing education. The results of community service activities at the Komba Islamic boarding school which were attended by teenagers. The activity was carried out at the Komba Islamic boarding school mosque. The theme of the counseling delivered was the Dangers of Drugs on HIV / AIDS Transmission in Adolescents at the Komba Islamic Boarding School, Jayapura Regency. The results of observations from health counseling activities, that some teenagers do not know how HIV / AIDS is transmitted and the types of narcotics who actively ask questions to counselors. Discussion of the implementation of community service activities carried out for adolescents by providing education related to the dangers of drugs on the transmission of HIV/AIDS. The results have been carried out in the form of education on understanding HIV/AIDS in adolescents and it went very smoothly. The conclusion of the activity in the form of health counseling on the Dangers of Drugs on the Transmission of HIV/AIDS in Adolescents at the Komba Islamic Boarding School, Jayapura Regency, which has been implemented, it was found that several adolescents became after being given education</p> <p><strong><em>Keywords </em></strong>: HIV/AIDS, Adolescents, Drugs</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pendahuluan Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia cukup berbahaya teruatama dikalangan remaja atau usia pelajar, berdasarkan temuan tahun 2023 peredaran narkoba dikalangan remaja bahan perhatian sangat rentan terhadap mengkonsumsi narkoba (komarudin, 2023). Kesehatan remaja terancam penyebaran narkoba dan HIV/AIDS. Narkoba dapat bahaya terhadap kondisi fisik tubuh serta kesehatan mental,sedangkan menimbulkan dampak negatif yang cukup besar (wirastuty, 2022). Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan melalui pendekatan yaitu analisis wilayah sasaran, dilanjutkan identifikasi masalah, merencakan intervensi dan melaksanakan implementasi mengatasi masalah yang direncakanan dengan melaksanakan kegiatan berupa pemberikan edukasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di pondok pesanten Komba yang diikuti oleh remaja. Kegiatan dilaksanakan di mesjid pondok pesantern komba. Tema penyuluhan yang disampaikana dalah Bahaya Narkoba Terhadap Penularan HIV/AIDS Remaja Di Pondok Pesantren Komba Kabupaten Jayapura. Hasil observasi dari kegiatan penyuluhan kesehatan, bahwa beberapa remaja tidak mengetahui cara penularan HIV/AIDS dan macam-macam narkotika yang aktif mengajukan pertanyaan kepada penyuluh. Pembahasan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada remaja dengan pemberiak edukasi terkait bahaya narkoba terhadap penularan HIV/AIDS. Hasil telah dilakukan edukasi pemahaman tentang HIV/AIDS pada remaja dan berjalan dengan sangat lancar. Kesimpulan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan tentang Bahaya Narkoba Terhadap Penularan HIV/AIDS Pada Remaja Di Pondok Pesantren Komba Kabupaten Jayapura yang telah dilaksanakan didapatkan bahwa beberapa remaja menjadi &nbsp;&nbsp;setelah diberikan edukasi</p> <p><strong>Kata kunci </strong>: HIV/AIDS, Remaja, Narkoba</p> Nasrianti Nasrianti Angela L Thome Fatiah F I Said Fenska Narly Makualaina Novita Dewi Kok Mesa Copyright (c) 2024 CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT 2024-12-09 2024-12-09 1 1 Juli 10.52646/cjpm.v1i1 Juli.272 PENYULUHAN TUMBUH KEMBANG ANAK PADA KADER DI POSYANDU DOBAR KABUPATEN JAYAPURA https://ejournal.unijaya.ac.id/index.php/cjpm/article/view/273 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>Growth is a quantitative change that is seen in the physical, organs, and body structure of an organism. While development is more indicative of the skills and increased capacity of the function of its organs. Stunting is one of the causes because it is partially related to delays in fine motor skills, language, personal social, and gross motor skills. However, it seems that many health cadres still do not understand about child growth and development. The purpose; of this counseling is to provide counseling so as to increase the knowledge of cadres about child growth and development in the Dobar Posyandu area, Jayapura Regency. Method; lectures and discussions to 6 cadres. Results; there was an increase in knowledge among posyandu cadres about child growth and development. Conclusion; The implementation of this counseling greatly helps increase the knowledge of cadres regarding child growth and development.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><strong><em> :</em></strong> <em>growth, development, child, cadre, knowledge</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>ABSTRAK</em></strong></p> <p>Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat kuantitatif yang terlihat pada fisik, organ, dan struktur tubuh suatu organisme Sedangkan perkembangan lebih menunjukkan pada kecakapan dan peningkatan kapasitas fungsi organ tubuhnya. Stunting menjadi salah satu penyebabnya karena secara persial berhubungan dengan keterlambatan motorik halus, Bahasa, personal social, dan motorik kasar. Namun tampak kader kesehatan masih banyak yang belum memahami tentang tumbuh kembang anak. Tujuan; dari penyuluhan ini adalah memberikan penyuluhan sehingga menambah pengetahuan kader tentang tumbuh kembang anak di wilayah Posyandu Dobar Kabupaten Jayapura. Metode; ceramah dan diskusi kepada kader sejumlah 6 orang. Hasil; terjadi peningkatan pengetahuan pada kader posyandu tentang tumbuh kembang anak. Kesimpulan; Pelaksanaan penyuluhan ini sangat membantu peningkatan pengetahuan kader terkait tumbuh kembang anak.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong> :</strong> tumbuh, kembang, anak, kader, pengetahuan</p> Endah Purwanti Handayani Fenny Dinge Pranita Kartika Candra Nurhijraheni Sri Wahrini Dionesia Priutami Siti Saldianti Nurhilmi Nurhilmi Amanda Keryn Palino Copyright (c) 2024 CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT 2024-12-09 2024-12-09 1 1 Juli 10.52646/cjpm.v1i1 Juli.273 PELATIHAN DAN PENYULUHAN HIDROTERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT GARAM MAGNESIUM DAN AROMA TERAPI DI RUMAH BERSALIN AHBS PAPUA https://ejournal.unijaya.ac.id/index.php/cjpm/article/view/274 <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </em></strong><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Warm water therapy with salt is an alternative for treating edema during pregnancy. Edema in pregnant women can be an early symptom that results in pathological conditions as an indicator of chronic disease during pregnancy. Soaking the feet using salt and aromatherapy for 10-15 minutes can increase blood flow and make the mother feel relaxed. The aim of this activity is to provide knowledge and training to pregnant women about the benefits of foot soak hydrotherapy using warm magnesium salt water and aroma therapy. This activity was carried out using lecture, discussion and demonstration methods. This activity was carried out in stages over 3 times, starting from 6 September 2023 to 4 October 2023 and was attended by 15 pregnant women. The results obtained were an increase in participants' knowledge, understanding and ability to understand the material presented in this service activity. It was found that 80% of the audience present were able to state the meaning of foot edema and the benefits of salt soaks, 75% of the audience present were able to mention and demonstrate how to soak feet in warm water with aromatherapy. This health education can be carried out by health workers to increase pregnant women's knowledge about edema and its treatment during pregnancy.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Edema, Hydrotherapy, Pregnancy</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>ABSTRAK</em></strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Terapi air hangat dengan garam menjadi salah satu alternatif dalam mengatasi edema selama kehamilan. Edema pada ibu hamil bisa menjadi gejala awal yang mengakibatkan kondisi patologis sebagai indikitaor penyakit kronis selama kehamilan. Rendaman kaki dengan menggunakan garam dan aroma terapi selama 10-15 menit dapat meningkatkan aliran darah dan membuat rasa rileks pada ibu. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada ibu hamil tentang manfaat hidroterapi rendam kaki dengan menggunakan air hangat garam magnesium dan aroma terapi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap selama 3 kali, dimulai tanggal 6 September sampai dengan 4 Oktober 2023 dan diikuti oleh 15 orang ibu hamil. Didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan peserta dalam memahami materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian ini. Didapatkan 80% Audiens yang hadir mampu menyebutkan pengertian odema kaki dan pemanfatatan garam rendaman, 75% Audiens yang hadir mampu menyebutkan dan mendemonstrasikan cara rendam kaki air hangat dengan aroma terapi. Pendidikan kesehatan ini dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang odema dan penanganannya selama kehamilan.</p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Odema, Hidroterapi, Ibu Hamil</p> Wiwit Vitania Copyright (c) 2024 CYCLOOP JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT 2024-12-09 2024-12-09 1 1 Juli